Menjadi pribadi “self-motivated”

Menjadi seseorang yang “self-motivated” berarti siap untuk membawa dari untuk fokus pada tujuan dan mampu berpikir positif.

Atur Pola Pikir

  1. Berpikir positif. Ini cukup sulit untuk mendapatkan hal yang baik dari apa yang kita lakukan, ketika kita selalu berpikir seperti “Hidup ini sungguh sial dan hari saat ini hujan deras!”. Lalu apa yang Anda lakukan ketika menghadapi situasi tersebut? Ya, pasti Anda akan pergi ke ruang tidur dan meringkuk tidur di atas ranjang dengan berselimut hingga ada seseorang yang memaksa dan menarik Anda untuk bangun. Namun, sayangnya jika Anda terus “bergantung” pada orang lain maka “self-motivated” pada diri Anda tidak akan terbentuk. Yang perlu diingat adalah, pikiran positif menjadi pokok paling penting dalam membentuk kepribadian ini.
  2. Jika pada saat kamu terjebak dalam pikiran negatif yang melemahkan semangat, hentikan itu segera! Jangan sampai pikiran itu berlarut-larut. Alihkan pikiran anda ke hal yang menarik minat Anda, khususnya hal-hal yang memotivasi dan yakinkan diri Anda bahwa semuanya dapat diatasi dan kamu memiliki kemampuan untuk itu.
  3. Buat diri senyaman mungkin. Selama kamu nyaman pada diri sendiri dan selalu berpikir positif, maka kamu akan selalu berpikir positif. Jika kamu pikir kamu tidak bisa untuk mengerjakan sesuatu, ntah itu tugas atau “skripsi” atau “proposal penelitian, dsb.
    Tapi coba pikir pencapaian kamu di masa lalu. Hal-hal yang sudah kamu lampaui dengan baik dan kemampuan apa yang ada pada diri kamu sehingga kamu bisa melaluinya dengan baik.
    Jadi sekarang, apakah ada alasan untuk kamu katakan bahwa ” kamu tidak mampu untuk menyelesaikan masalah atau pekerjaan kamu saat ini?
  4. Katakan pada diri kamu kamu benar-benar inginkan dari hasil yang proses yang kamu kerjakan saat ini! really-really want it!  Contohnya kamu lagi prepare diri kamu buat kuliah di LN lewat jalur beasiswa dan kamu lagi “stuck” buat research proposal. Nah benamkan pada otak kamu yang “pintar” itu, bagaimana indahnya kuliah di LN, fasilitas yang bakal kamu dapat, pengembangan diri yang kamu dapat dan “prestige” dan cerita serta ilmu yang bakal kamu dapatkan untuk bisa kamu share ke teman-teman kamu. Belum lagi ilmu yang kamu dapat di universitas bergengsi di LN pasti sangat berharga dan bisa kamu gunakan untuk mulai membangun bangsa. *love* INDONESIA.
  5. Ketahui rintangan yang mungkin terjadi.
    Coba reka ulang kesalahan masa lalu dari kebiasaan kamu yang bisa menggagalkan rencana kamu. Misal, rencana kamu untuk bangun tepat waktu pada subuh setiap hari. Jadi jangan sampai ada hal-hal yang menghambat kamu untuk bangun, misalnya set-up diri untuk langsung cuci muka atau mandi ketika mata mulai terbuka. Jangan “manis-manja-group” (aka tergolong orang selalu memanjakan diri, karena “males” maka tetap berada tempat tidur untuk waktu yang lama sambil buka-buka “sosmed”.
    Atau ketika kamu gagal buat daftar beasiswa, pelajari apa kamu itu kurangnya dimana. Misalnya proposal kamu kurang menarik, atau CV yang kurang berbobot atau hal lainnya. *youknowyourselfmucherthanother”. Yang pasti kenali diri kamu sebaik mungkin, bila perlu catat di buku atau di blog kepribadian kamu itu bagaimana.

Namun, perlu diingat bahwa gagal itu adalah hal yang lumrah sebagai manusia yang bisa disebabkan oleh karena akibat perbuatan kamu sendiri atau bisa juga memang ada “circumtances-that-out-of-your-control”. Jadi yang bisa dihindari yaitu gagal akibat dari diri sendiri, so keep improving your self!

Ciptakan sebuah momentum perubahan!

  1. Fokus pada tujuan. Untuk mencapai tujuan jangan menakuti-nakuti diri kamu dan akhirnya tidak ada bisa kamu capai dari tujuan telah targetkan.
  2. Ganti tujuan atau target Anda yang terlalu umum, misalnya “Aku ingin menjadi kaya”, itu rencana atau target yang terlalu umum. Kamu bisa ganti dengan pokok-pokok rencana yang berskala kecil. Misalnya “aku harus menabung 10,000 per hari”. Kemudian buat juga rencana dari hasil tabungan kamu itu, nanti akan dikelola untuk apa sehingga rencana umum kamu “untuk menjadi kaya” itu dapat terwujud.
  3. Jangan terlalu memasang target yang terlalu tinggi terutama untuk target jangka panjang.
  4. Selalu catat perkembangan setiap pencapaian untuk tiba di target yang direncanakan. Sikap manusia selalu mencari tujuan dari apa yang dikerjakannya dan telah “di-set” untuk dapat melihat bukti fisik dari pencapaian yang telah dilakukan. Pastikan selalu catat metode atau cara yang kamu lalukan dan lihat hasilnya. Misalnya kamu ingin mencoba untuk meningkatkan daya ingat vocabulary bahasa inggris. Coba googling tentang metode efektif yang paling banyak berhasil, dan coba terapkan ke kamu. Lalu uji mana yang lebih efektif bagi kamu, karena setiap orang berbeda, ada yang cocok dengan metode belajar A dan yang lainnya malah sangat tidak cocok dengan metode tersebut.
  5. Coba istirahat jika sudah mulai lelah. Hentikan dulu aktifitas yang biasa yang dilakukan untuk mencapai target untuk sementara. Ini akan membuat kamu lebih baik untuk memulainya kembali di hari lain. Namun, perlu diingat jangan terlalu lama untuk beristirahat, ntar malah kamu jadi malas untuk memulai menjalankan kembali rencana atau aktifitas untuk mencapai target yang kamu inginkan.
  6. Gunakan metode reward. Jika kamu berhasil mencapai target beri hadiah pada diri Anda, misalnya membeli sesuatu yang paling inginkan, atau hang-out bersama teman-teman, dll
  7. Jangan takut melalukan kesalahan. Coba terus dan terus di coba. Kesalahan demi kesalahan yang dilakukan akan memberikan pelajaran bagi diri sendiri dan lebih baik ketimbang hanya berencana dan takut untuk mengeksekusi rencana tsb cuma karena takut salah, malu dan lain sebagainya.

Staying on your track!

  1. Ciptakan network yang akan membantuk memotivasi kamu untuk tetap melakukan apa sudah direncanakan. Selalu ingatkan diri kamu terhadap rencana di awal dan mengapa kamu ingin menjalankan rencana tersebut. Bisa dengan cara mencatat di laptop, di dinding kamar, dsb.
  2. Tetap belajar. Misalnya kamu berencana untuk bagaimana untuk bergaya hidup sehat. Terus baca artikel tentang healthy lifestyle, cerita sukses dari pengalaman orang lain, dsng/
  3. Hanya bandingkan setiap progress yang telah kamu lakukan pada diri kamu sendiri. Jangan pernah membandingkan pada orang lain, ini akan sangat fatal menurunkan motivasi kamu.
  4. Bantu orang lain yang baru memulai rencana yang sama. Biasanya orang baru memulai memiliki semangat yang tinggi, dan itu dapat kembali memotivasi kamu.
  5. Setelah mencapai target sebelumnya, mulai rancang kembali rencana yang lebih besar dan jangka panjang.

Jadi cepat eksekusi rencana-rencana kamu! 🙂

Tulisan ini di adaptasi dari How to Be Self Motivated (Diakses pada 24 April 2014)

Advertisements

One thought on “Menjadi pribadi “self-motivated”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s