Opini-ku Tentang Bagi-Bagi Takjil Gratis

ngablogburit-blogdetik3

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang penuh berkah bagi setiap umat. Banyak berkah yang diberikan oleh Allah SWT di Bulan Suci Ramadhan kepada umat-Nya yang senantiasa beribadah kepada-Nya.Bulan Ramadhan sering disebut jugaBulan Ibadah, sebab para umat muslim berlomba-lomba melaksanakan ibadah-ibadah wajib dan sunah untuk mendapat pahala dan rahmat Allah SWT.

Salah satu ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadhan oleh para dermawan muslim adalah berbagi takjil kepada sesama muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa. Namun, kebanyakan target tempat yang sering dijadikan tempat untuk berbagi takjil adalah jalan raya. Padahal jalan raya adalah salah satu tempat berbahaya untuk melakukan aktifitas karena banyaknya kendaraan yang lalu-lalang dengan kecepatan tinggi.

Tapi apa mau dikata, jalan raya dianggap adalah tempat yang praktis dan dianggap tepat untuk berbagi takjil, sebab di jalan raya-lah kebanyakan umat muslim belum sempat untuk melakukan buka puasa.

Lalu Mengapa para dermawan ini begitu antusias berbagi takjil? Mungkin ini menjadi alasannya :

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas raldhiallahu anhuma, ia berkata :Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril untuk membacakan kepadanya Al-Quran. Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadhan, lalu membacakan kepadanya Al-Quran. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ketika ditemui Jibril lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.

Dan Dalam hadits Zaid bin Khalid dari Nabi shallallahu alaihi wasallam beliau bersabda: Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berpuasa maka baginya seperti pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi sedikitpun dari pahalanya. (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

Berbagi TakjilBikin Macet atauBerbagi Takjil Ketika Macet?

ngablogburit-blogdetik2

Ibadah seharusnya membawa keberkahan dan kebahagiaan, namun apa yang terjadi jika niat baik ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang lain? Tentu ibadah tersebut terasa kurang afdhol dan barokah. Berbagi takjil dijalan raya sering kali menyebabkan macet, sebab para pengguna jalan ataupun pengendara perhatiannya lebih berpusat pada “pembagian takjil gratis” ini. Untuk mengantisipasi hal ini, ada baiknya untuk memperhatikan 2 hal pokok berikut ini dalam berbagi takjil:

ngablogburit-blogdetik

  • Jangan pilih jalan/tempat pembagian takjil yang sering dilalui pengendara dengan kecepatan tinggi atau perempatan jalan yang terlalu sempit, karena aktifitas pembagian takjil ini akan menyebabkan kemacetan atau kecelakaan. Pilihlah jalan yang ramai lancar dan memiliki badan jalan yang lebar serta tempat pembagian takjil yang cukup luas agar pengendara jalan dapat berhenti dengan mudah dan tidak menyebabkan macet.
  • Mintalah bantuan polisi atau petugas setempat untuk mengatur pembagian takjil dapat lebih aman dan tertib.

Tapi sebenarnya pada jalan-jalan raya yang “selalu” terjadi “macet total” adalah tempat efektif pembagian takjil dilakukan. Sebab, para pengendara yang terjebak macet sering kali tidak membawa bekal apa-apa untuk berbuka puasa. Disaat itulah pembagian takjil sangat-sangat dibutuhkan bagi mereka. Asal tetap tertib dan jangan membuat kemacetan bertambah parah 😀

Munculnya Laskar Pemburu Takjil Gratis.

Yang gratis? Siapa yang tidak mau. Bagi yang perekonomian yang kurang baik, pembagian takjil gratis menjadi salah satu kegiatan sosial yang sangat membantu mereka untuk berbuka puasa. Pasalnya, meskipun sudah tiba dirumah sering kali mereka belum bisa berbuka puasa lantaran tidak ada makanan yang bisa dimakan untuk membatalkan puasa seharian. Takjil gratis ini menjadi salah satu cara untuk mendapatkan menu buka puasa secara gratis, melebur bersama pengantri takjil gratis lainnya para pemburu takjil ini menanti dengan sabar. Yah, Inilah INDONESIA.

Ada “Udang” Dibalik Takjil?

Sedikit mengulas sedikit motif tentang “heboh”nya pembagian takjil dijalan, ternyata motif bagi-bagi takjil bukan hanya semata-mata untuk ibadah. Seringkali pembagian takjil disponsori oleh badan/lembaga/parpol tertentu yang sedikit menyelipkan unsur “promo” untuk tujuan tertentu. Namun, lepas dari itu semua semoga pembagian takjil ini memang benar-benar ikhlas dan semata-mata untuk mengharap ridho dari Allah SWT.

Pada akhirnya pada akhir tulisan ini, semoga di bulan Ramadhan ini kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Amin. Selamat Berbuka Puasa 😀

Tulisan ini diikut sertakan dalam event ngaBLOGburit Blogdetik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s